Macet lagi, Macet lagi...
Dari kejauhan terdengar suara bising yang timbul dari berbagai kendaraan bermotor di sepanjang Jl. Prof. Dr. Hamka, Air Tawar. Tepatnya mulai keluar gerbang kampus UNP hingga simpang Cendrawasih, Air Tawar Barat. Kemacetan arus balik menuju Padang Utara semacam ini akan sering disaksikan saat petang hari menjelang magrib.
“capek stek da ! “ atau bunyi klakson kendaraan akan sering terdengar di sepanjang Jl. Hamka disetiap petangnya. Setiap orang saling berpacu untuk cepat mencapai tujuan. Semua upaya dilakukan, sekalipun menyalahi aturan.
Para pengendara sepeda motor misalnya, tidak bisa menyelinap di jalanan, trotoar pun jadi sasaran. Mereka seolah menjadi raja jalanan. “Seperti Bapak nya saja yang punya jalanan ini ! “. Begitulah kira-kira ucapan yang terlontar dari mulut para pejalan kaki yang merasa terancam keselamatannya oleh pengendara sepeda motor yang asal menyelinap tersebut. Ada yang mengklakson dari belakang, bahkan ada pula yang menerobos begitu saja. Kebanyakan korbannya adalah para mahasiswa UNP yang baru menyelesaikan kuliah atau aktivitas kampusnyanya di jam tersebut. Berharap cepat sampai dirumah, melepas kepenatan setelah seharian beraktivitas dikampus, baru keluar gerbang telah disambut oleh hal semacam itu.
Tidak hanya itu kendala yang dialami. Saat akan menyebrang jalan pun harus menunggu bermenit-menit untuk melayani mau para raja jalanan tersebut . Tak mau mengalah. Itulah kira-kira hal yang sering ditemui. Baru mau melangkahkan kaki ke tengah jalan, dari sebelah kanan segerombolan kendaraan telah duluan menyerobot. Keselamatan penyebrang pun dipertaruhkan disini, rasa cemas akan senantiasa menggerogoti badan hingga mencapai seberang jalan sana. Malahan bagi penyebrang yang kurang berani menerobos diantara kendaraan-kendaraan tersebut, ia akan rela menunggu hingga jalanan menjadi sepi. Inilah pemandangan yang akan sering ditemui menjelang terbenamnya matahari. Entah kapan akan ditemukan solusinya, tak ada yang tahu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar