Selasa, 20 September 2011

Puisi


Menunggu Waktu

Belumlah petang untuk kau berbalik pulang
Ladang ini masih belukar
Dijalari rerumput liar

Kau tanya angin dimana arah jalan pulang
katamu kau penat memeras keringat
Tapi ku harap angin sudi membohongimu
 agar kau tersesat
dan merasakan lagi hawa tanah

Ku tak bermaksud kau tersiksa disini
ladang ini masih rindu akar cemara
Tempat ayunan anak cucumu
Dan kau akan bangga
Karena keringatmu meneduhkan mereka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar