Aku dan Angin
Tempias angin kemaren petang
Entah ku anggap apa
Ada gemertak yang menyentak
Menghunus ubun ubun
“ Enyahkan gemuruh itu ! “
Cukup memejam, lupakan segala
Tapi angin yang lembut pernah membelaiku
Aku tak ingin pulang !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar